GHIBAH #SELFNOTES

5(1).gif

aku cukup yakin seenggaknya kita pernah denger temen-temen pada ngegosip kenalannya kayak gini:

“eh tau gak, si ini A tuh habis deket sama B trus jadiannya sama si C dong!”
“tau gak sih, si X lagi pergi liburan ke Arab trus pulang-pulang bawa oleh-oleh minyak zaitun ratusan botol!”
“waaah, ternyata Y selingkuh sama temen mantan istri dari gebetan pamannya!”
…. dsbdsbdsb

sering nggak sih denger kalimat-kalimat itu? kadang-kadang, di timeline twitterku, path, dan akun mikro-blogging lainnya adaaa aja temen-temen yang sering nge-posts tentang ‘kehidupan orang lain’ yang menurutku rada-rada gak penting buat dibahas. mungkin ada juga sebagian dari kalian yang kepikiran hal yang sama, “kenapa sih banyak orang di sekitar kita yang suka banget ngurusin kehidupan pribadi orang lain?” sampai-sampai fenomena seperti ini bisa jadi ladang bisnis tersendiri, di mana banyak infotainment dan para penggiat social media yang menjadikan kehidupan pribadi para selebriti ini menjadi topik hangat yang selalu laku untuk dibahas.

pernah penasaran nggak sih kenapa manusia demen banget “KEPO” sama aktivitas dan kehidupan orang lain? kenapa acara gosip di TV nasional yang mengangkat kehidupan pribadi orang tertentu hampir gak pernah kekurangan penggemar dari generasi ke generasi? menurut hasil penelitian Wert & Salovey (2004), gosip itu nggak cuman hanya obrolan remeh yang nggak ada gunanya, ternyata gosip juga bisa bermanfaat lho agar kita belajar dari pengalaman orang lain dan menerapkannya dalam kehidupan kita.

nah, berarti ada bagusnya juga dong kalo sering-sering ngegosip? hehehe.. nggak gitu juga sih, point ku sebetulnya bukan di situ. point dari aku pribadi sebetulnya adalah dengan memahami pola kehidupan dan pengalaman yang dijalani oleh orang lain, sebetulnya kita bisa banyak belajar tentang apa aja sih kesulitan yang mereka hadapi, sikap dan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan, dan gimana reaksi lingkungan terhadap permasalahan tersebut.

sayangnya, budaya masyarakat kita cenderung justru lebih melihat detail kehidupan permasalahan orang lain yang justru gak terlalu banyak bermanfaat, seperti contohnya gosip yang aku sebutin di atas. coba ya kalo misalnya kita bisa mau ngulik tentang kehidupan orang-orang hebat yang berhasil melakukan perubahaan besar terhadap masyarakatnya, kemerdekaan negaranya, revolusi ilmu pengetahuan, tentang kegigihan seorang atlit meraih medali olimpiade, atau tentang jerih payah seorang seniman menghasilkan mahakarya yang dahsyat huebattttt dan sangat visioner. kebayang nggak sih, kualitas pembicaraan yang sangat berbeda kalo aja kita bisa lebih banyak mengalokasikan waktu untuk ngulik tentang orang-orang hebat? pastinya bakalan ‘wow banget’! ‪#‎selfnotes‬

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s